Translate

Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
no image

6:09 PM No comments


Teknologi memang memudahkan segala aktifitas dan juga membuat komunikasi menjadi lebih fleksibel. Akan tetapi, dilain sisi teknologi juga bisa membuat kita kehilangan kemampuan untuk mengkontrol diri sendiri.  Sebagai contoh, kehadiran smartphone telah banyak memporak-porandakan psikologi dan perilaku manusia di abad ini.  Setiap kali kita berjalan dan melihat sekeliling kita, sangat sulit menemukan orang yang tidak memegang smartphone. Bahkan di jalan yang sangat macet total sekalipun orang-orang masih tetap menggunakan smartphone baik di motor maupun di mobil. Yang lebih ironi lagi adalah ketika sekelompok orang bertemu yang saling berhadapan, smartphone tetap menjadi sesuatu yang yang paling utama dimana mereka “melupakan” manusia nyata dihadapan mereka.
Sering juga kita lihat manusia yang hanya mengandalkan skype untuk berkomunikasi tatap muka. Jika jarak sangat jauh, masih bisa dimaklumi. Tapi bagaimana dengan orang-orang yang sebenarnya dekat namun hanya malas bertemu dan memilih untuk menggunakan skype? . Hal ini tentunya dapat membuat ikatan psikologi menjadi semakin berkurang.
Teknologi memang memudahkan kita, sebagai individu di zaman yang sangat modern ini. Tetapi, coba kita lihat kembali, tidakkah teknologi membuat kita menjadi impulsif (memberikan respon terhadap sesuatu tanpa berpikir panjang) dan pemalas?. Sebagai contoh, ketika handphone berbunyi, banyak orang langsung “melayani” small gadget  tersebut tanpa memperhatikan keadaan sekitar, misalkan di jalan raya ketika sedang berkendaraan, yang terkadang dapat membahayakan dirinya sendiri dan orang lain. Rasa malas yang semakin mengakar  dan tidak mengetahui informasi lebih dalam sangat difasilitasi oleh kehadiran teknologi. Sebagai contoh, ketika seseorang tidak mengetahui sesuatu hal, cukup dengan memasukan satu keyword dan bertanya kepada syekh Google, maka semuanya akan keluar. Dan dapatlah informasi yang diinginkan.  Permasalahannya banyak orang terhenti mencari informasi hanya sampai disana. Dan inilah yang menyebabkan mengapa net generation pada saat ini mengetahui banyak informasi akan tetapi pemahaman mereka sangat dangkal.
PsyTroopers semua pastinya orang-orang yang sangat handal dalam menggunakan teknologi untuk kehidupan sehari-hari. Akan tetapi ada baiknya jika kita mampu untuk mengkontrol penggunaan gadget kita. Ketika kita sedang bersama keluarga, setidaknya cobalah untuk tidak terlalu banyak meng“entertain” handphone. Jika ingin mengerjakan tugas, cobalah untuk bertemu dan berdiskusi secara langsung daripada menggunakan Skype.  Oleh karena itu semua, mana yang mau kita pilih:
Be part of smartphone or Be part of Smart people?
no image

6:05 PM No comments

Pada jaman yang  modern seperti sekarang ini, penggunaan teknologi sudah tidak lagi asing di telinga kita. Hampir semua bidang pekerjaan dan ilmu menggunakan teknologi sebagai media komunikasi ataupun media pembelajaran. Penggunaan teknologi dalam berbagai bidang pekerjaan dan ilmu ini pun pasti diputuskan dengan berbagai macam pertimbangan. Salah satunya adalah nilai positif yang bisa didapatkan dari penggunaan teknologi tersebut.
Saat ini, proses pembelajaran di kelas-kelas pun banyak mengalami modernisasi dengan digunakannya media tekhnologi, seperti digunakannya internet, email, dan software-software pembelajaran membantu siswa dalam belajar dan mencari informasi yang bersangkutan dengan mata pelajaran di sekolah. Dalam dunia pekerjaan, software-software banyak digunakan oleh masing-masing departemen untuk membantu memproses data. Dalam akuntasi dan ekonomi, SPSS (Statictical Package for the Social Sciences) sangat membantu para karyawan. Pada Psikologi pun teknologi membawa keuntungan yang cukup banyak. Seperti misalnya penggunaan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) sangat membantu dalam penelitian dan pemrosesan data penelitian terutama pada penelitian yang menggunaka metode kuantitatif,  kemudian pada departemen Human Resource Development juga banyak menggunakan alat-alat test yg sudah disusun dalam bentuk komputerisasi, sehingga memudahkan testee (atau orang yang dites) dan juga petugas skoring (tester) untuk menskor hasil-hasil test. Para petugas tidak lagi harus bergelut dengan sistem skoring tulis tangan yang cukup melelahkan dan memakan waktu serta sumber daya manusia yang cukup banyak pula.
Selain itu, kemajuan teknologi juga membantu kemajuan meluasnya perkembangan ilmu Psikologi. Saat ini banyak terdapat situs-situs yang berbentuk majalah online yang membahas mengenai isu-isu psikologis terkini. Baik pelajar, pengajar, maupun masyarakat awam bisa mengakses informasi dan menerima informasi dari situs-situs seperti ini. Hal ini tentunya sangat membantu perkembangan ilmu psikologi dan masyarakat umum.
Jadi pada saat ini perkembangan tekhnologi sudah sangat pesat berkembang dan merambah tidak hanya pada satu titik tetapi sudah merambah dan membantu banyak sekali ilmu dalam mempermudah pembelajaran di dalamnya, tapi ingat teknologi hanya sebagai alat bantu mempermudah tidak sepenuhnya tekhnologi bisa menyelesaikan apa yang kita inginkan kembali ke diri kita masing-masing untuk menyelesaikan sesuatu.

Popular Posts